Assalamualaikum, saya akan membahas
protytiping dan berikut jenis-jenis prototyping, mari simak.
Prototyping
Prototyping
merupakan salah satu metode pengembangan perangat lunak yang banyak
digunakan. Dengan metode prototyping ini pengembang dan pelanggan dapat saling berinteraksi
selama proses pembuatan sistem. Seing terjadi seorang pelanggan hanya mendefinisikan
secara umum apa yang dikehendakinya tanpa menyebutkan secara detal output apa
saja yang dibutuhkan, pemrosesan dan data-data apa saja yang dibutuhkan. Sebaliknya
disisi pengembang kurang memperhatikan efesiensi algoritma, kemampuan sistem operasi
dan interface yang menghubungkan manusia dan komputer. Untuk mengatasi
ketidakserasian antara pelanggan dan pengembang , maka harus dibutuhakan
kerjasama yanga baik diantara keduanya sehingga pengembang akan mengetahui
dengan benar apa yang diinginkan pelanggan dengan tidak mengesampingkan segi-segi
teknis dan pelanggan akan mengetahui proses-proses dalm menyelasaikan sistem yang
diinginkan. Dengan demikian akan menghasilkan sistem sesuai dengan jadwal waktu
penyelesaian yang telah ditentukan.
Kunci agar model prototype ini berhasil dengan baik adalah dengan
mendefinisikan
aturan-aturan main pada saat awal, yaitu pelanggan dan pengembang harus setuju
bahwa
prototype dibangun untuk mendefinisikan kebutuhan. Prototype akan dihilangkan
sebagian
atau seluruhnya dan perangkat lunak aktual aktual direkayasa dengan kualitas
dan
implementasi yang sudah ditentukan
Rapid
Prototyping
Rapid
Prototyping (RP) dapat didefinisikan sebagai metode-metode yang digunakan untuk
membuat model berskala (prototipe) dari mulai bagian suatu produk (part)
ataupun rakitan produk (assembly) secara cepat dengan menggunakan data Computer
Aided Design (CAD) tiga dimensi. Rapid Prototyping memungkinkan visualisasi
suatu gambar tiga dimensi menjadi benda tiga dimensi asli yang mempunyai
volume. Selain itu produk-produk rapid prototyping juga dapat digunakan untuk
menguji suatu part tertentu. Metode RP pertama ditemukan pada tahun 1986 di
California, USA yaitu dengan metode Stereolithography. Setelah penemuan metode
tersebut berkembanglah berbagai metode lainnya yang memungkinkan pembuatan
prototipe dapat dilakukan secara cepat.
Saat ini, pembuatan prototipe menjadi syarat tersendiri pada beberapa
perusahaan dalam upaya penyempurnaan produknya. Beberapa alasan mengapa rapid
prototyping sangat berguna dan diperlukan dalam dunia industri adalah:
- Meningkatkan
efektifitas komunikasi di lingkungan industri atau dengan konsumen.
- Mengurangi
kesalahan-kesalahan produksi yang mengakibatkan membengkaknya biaya
produksi.
- Mengurangi
waktu pengembangan produk.
- Meminimalisasi
perubahan-perubahan mendasar.
- Memperpanjang
jangka pakai produk misalnya dengan menambahkan beberapa komponen fitur
atau mengurangi fitur-fitur yang tidak diperlukan dalam desain.
Rapid
Prototyping mengurangi waktu pengembangan produk dengan memberikan
kesempatan-kesempatan untuk koreksi terlebih dahulu terhadap produk yang dibuat
(prototipe). Dengan menganalisa prototipe, insinyur dapat mengkoreksi beberapa
kesalahan atau ketidaksesuaian dalam desain ataupun memberikan sentuhan-sentuhan
engineering dalam penyempurnaan produknya. Saat ini tren yang sedang berkembang
dalam dunia industri adalah pengembangan variasi dari produk, peningkatan
kompleksitas produk, produk umur pakai pendek, dan usaha penurunan biaya
produksi dan waktu pengiriman. Rapid prototyping meningkatkan pengembangan
produk dengan memungkinkannya komunikasi yang lebih efektif dalam lingkungan
industri.
Beberapa metode Rapid Prototyping yang berkembang saat ini adalah:
1. Stereolithography
(SLA)
2. Selective
Laser Sintering (SLS)
3. Laminated
Object Manufacturing (LOM)
4. Fused
Depsition Modelling (FDM)
5. Solid Ground Curing (SGC)
Dimensi Prototype
Dalam hal ini terdapat beberapa dimensi Prototype yaitu :
penyajian,
lingkup, executability dan maturation.
Terminologi
1. Prototype Horisontal
Sangat luas, mengerjakan sebagian besar interface,
tetapi tidak mendalam
2. Prototype Vertikal
Lebih sedikit aspek atau fitur dari interface yang disimulasikan, tetapi
dilaksanakan dengan rincian yang sangat baik
3. Early Prototyping (prototipe cepat)
4. Late Prototyping (prototipe lambat)
5. Low-fidelity Prototyping (prototype dengan tingkat ketepatan yang
rendah).
Contoh (1) storyboard:
- Digunakan di awal desain.
- Biasanya digunakan dengan skenario, lebih terinci, dan dapat
diputar ulang.
- Kumpulan dari sketsa/frame individual.
- menyajikan urutan inti cerita.
- menunjukkan bagaimana kemungkinan user dapat mengalami
peningkatan melalui setiap aktifitas.
Contoh (2) sketsa:
- Sketsa sangat penting untuk low-fidelity prototyping.
- Jangan takut dengan kemampuan menggambar.
- Menyajikan “tampilan” yang kotor dan cepat dari interface, konsep
desain, dll.
Contoh (3) “wizard-of-oz”:
- User berpikir mereka berinteraksi dengan komputer, tapi developer
lebih menanggapi hasilnya daripada sistemnya.
- Biasanya dilakukan di awal desain untuk memahami apa
yang
diharapkan oleh user.
6. Mid-fidelity prototyping (prototype dengan tingkat ketepatan
sedang)
Contoh tools yang digunakan: powerpoint, illustrator, dll.
7. High-fidelity prototyping (prototype dengan tingkat ketepatan yang
tinggi)
Tools umum yang digunakan:
Macromedia Director, Visual Basic, Flash,
illustrator.
A. Prototyping Tools
1. Draw/Paint Program, contoh: Photoshop, Coreldraw
- Menggambar setiap
layar, baik untuk dilihat.
- Prototype horisontal,
tipis.
- Adobe Photoshop.
2.Scripted Simulations/Slide Show
contoh: Powerpoint, Hypercard,Macromedia Director, HTML.
- Letakkan tampilan
seperti storyboard dengan (animasi) perubahan diantaranya.
- Dapat memberikan user
catatan yang sangat spesifik.
- Disebut chauffeured
prototyping.
- Macromedia Director.
3. Interface Builders, contoh: Visual Basic, Delphi, UIMX.
- Tools untuk menampilkan jendela, kendali, dan
lain-lain dari interface.
contoh :
Fitur yang baik
- Mudah dikembangkan dan memodifikasi layar.
- Mendukung jenis interface yang dikembangkan.
- Mendukung berbagai macam divasi Input/Output.
- Mudah untuk memodifikasi dan menghubungkan layar.
- Mengijinkan memanggil prosedur eksternal dan program.
- Mengijinkan mengimpor teks, grafik, media lain.
- Mudah untuk dipelajari dan digunakan.
- Dukungan yang baik dari vendor.
Metode Pembuatan Prototyping Dengan Cepat
Langkah menggunakan Metode Komputer, yaitu :
- Menirukan lebih banyak kemampuan sistem.
- Pada umumnya hanya baru beberapa
aspek atau fitur
- Dapat berpusat pada lebih banyak
detail
- Bahaya: Para pemakai jadi lebih segan untuk menyarankan perubahan sekali ketika
mereka melihat prototype yang lebih realistis.